Aditya Setyawan Seorang Pengajar Di Salah Satu Sekolah Swasta Di Indonesia. Sedang Melanjutkan Program Magister Di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Menulis Di Kursiguru.com, Tulisan-tulisan Penulis Juga Tersebar Di Beberapa Surat Kabar Lokal.

√ 20 Contoh Soal Tekanan Osmotik Larutan & Pembahasannya PDF

Contoh Soal Tekanan Osmotik

Contoh Soal Tekanan Osmotik – memberikan penjelasan mengenai soal dari salah satu materi kimia kelas 12 SMA yakni tekanan osmotik. Dimana tekanan osmotik terjadi dalam banyak hal dalam kehidupan sehari-hari termasuk pada sel-sel di tubuh manusia.

Ketika mempelajari mapel kimia di SMA kelas 12, kamu pasti akan bertemu dengan materi sifat koligatif larutan, yakni sifat larutan yang tidak bergantung pada jenisnya melainkan jumlah partikel zat. Salah satu jenis sifat koligatif tersebut bernama tekanan osmotik.

Tekanan osmotik sendiri adalah usaha untuk menghentikan osmosis larutan terhadap zat terlarut melalui sebuah membran semipermiabel. Dengan kata lain, tekanan osmotik perlu dipelajari agar nantinya peserta didik mengetahui cara untuk menghentikan proses osmosis menggunakan dasar peristiwa kimia.

Maka pada kesempatan kali ini, Kursiguru akan memberikan beberapa contoh soal dari materi tekanan osmotik beserta pembahasan dan jawabannya. Uraian lengkap seputar contoh persoalan tekanan osmotik bisa kamu simak langsung pada penjelasan berikut ini.

Ringkasan Pelajaran Tekanan Osmotik

Sebelum membahas lebih lanjut seputar contoh soalnya, di sini penulis akan memberikan ulasan lebih lanjut seputar pengertian tekanan osmotik. Seperti sudah disinggung di atas bahwa tekanan osmotik merupakan sebuah usaha untuk menjadikan zat terlarut dan larutan menjadi setimbang.

Keadaan setimbang tersebut terjadi apabila ada proses perpindahan molekul dari zat terlarut menuju ke larutan melewati membran semipermeabel. Hal terpenting yang perlu diingat adalah bila proses osmotik terjadi di antara 2 (dua) buah larutan, maka prosesnya menuju dari yang berkonsentrasi rendah (encer) ke konsentrasi tinggi (pekat).

promo

Jika dilihat dari kondisi tekanan osmotik nya, maka larutan dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yaitu:

  1. Isotonik : memiliki tekanan osmotik sama dengan larutan lainnya.
  2. Hipertonik : tekanan lebih tinggi dibandingkan larutan lainnya.
  3. Hipotonik : tekanan lebih rendah dibandingkan larutan lainnya.

Rumus Soal Tekanan Osmotik

Dalam pengerjaan soal tekanan osmotik, ada beberapa variabel yang wajib kamu perhatikan seperti:

  1. Tekanan Ostmotik (π)
  2. Molaritas (M)
  3. Besaran Tetapan Gas (R)
  4. Suhu Absolut Larutan (T)
Baca  10 Contoh Soal Gaya Lorentz Fisika Kelas 12 & Jawabannya

Jika dilihat secara sekilas, maka bisa dikatakan bahwa tekanan osmotik mempunyai variabel penting yang juga dijumpai di dalam rumus persamaan gas ideal (Van’t Hoff). Dimana jika dijabarkan lebih lanjut, maka keempat variabel di atas bisa disusun menjadi rumus pengerjaan soal tekanan osmotik sebagai berikut.

Rumus Soal Tekanan Osmotik

Contoh Soal Tekanan Osmotik

Setelah mendapatkan informasi dasar di atas, selanjutnya silakan simak uraian tentang bagaimana proses penyelesaian contoh soal tekanan osmotik. Dimana contoh soal tekanan osmotik di bawah ini dilengkapi dengan jawaban dan pembahasan untuk setiap soalnya.

Contoh Soal (1)

Sebuah larutan non elektrolit ketika berada di suhu 27 °C mempunyai tekanan osmotik sebesar 0,738 atm. Hitunglah berapa besarnya molaritasnya!
a. 0,01 M
b. 0,02 M
c. 0,03 M
d. 0,04 M
e. 0,05 M

Jawaban : C. 0,03 M
Pembahasan
:

Pertama ubah dulu semua nilainya menjadi besaran standar,
π = 0,738 atm
T = 27 °C = (27+273) °K = 300 °K
R = 0,082 L atm/mol K
Sehingga Molaritasnya bisa langsung dicari menggunakan rumus tekanan osmotik
π = M.R.T
M = π/(R.T)
M = 0,738/(0,082*300) = 0,738/24,6 = 0,03 M

Contoh Soal (2)

Dr. Vegapunk mempunyai 46,8 gram NaCl di dalam 2 liter pelarut. Apabila Dr. Vegapunk mengukurnya di suhu 77 °C, berapa atm tekanan osmotiknya? (Mr NaCl = 58,5)
a. 22,96
b. 20,664
c. 18,368
d. 16,072
e. 11,48

Jawaban :
Pembahasan
:

Ingat bahwa akan terjadi proses ionisasi NaCl menjadi Na+ & Cl, artinya larutannya mempunyai faktor Van’t Hoff berderajat 2 (i=2, karena NaCl elektrolit kuat maka sesuai dengan jumlah ionnya). Selanjutnya tuliskan semua variabelnya.
m = 46,8 gram
Mr = 58,5
V = 2 liter = 2000 mL
T = 77 °C = 350 °K
i = 2
Sehingga dapat dimasukkan ke rumus tekanan osmotik
π = M.R.T.i
π = [(m/Mr)*(1000/V)].R.T.i
π = (46,8/58,5)*(1000/2000)*0,082*350*2
π = 0,8*0,5*0,082*350*2 = 22,96 atm

Contoh Soal (3)

Seorang pasien di rumah sakit desa Sukamaju membutuhkan infus sebanyak 500 mL yang harus sesuai dengan tekanan darah yakni 6,56 pada suhu 47 °C. Berapa massa glukosa (C6H12O6) yang dibutuhkan untuk membuat infus tersebut? (Mr C6H12O6 = 180)
a. 22,5 gram
b. 25 gram
c. 27,5 gram
d. 28 gram
e. 30 gram

Jawaban : A. 22,5 gram
Pembahasan
:

Pertama tulis lebih dulu variabelnya
π = 6,56 atm
T = 47 °C = 320 °K
R = 0,082 L atm/mol K
Berikutnya cari molaritasnya dengan rumus tekanan isotonik,
π = M.R.T
M = π/RT
M = 6,56/(0,082*320)
M = 0,25 M
Terakhir hitung massa nya berdasarkan rumus berikut,
M = (m/Mr)*(1000/V)
m = (M*Mr*V)/1000
m = (0,25*180*500)/1000 = 22,5 gram

Baca  √ 15 Contoh Soal Pertumbuhan Penduduk : Alami, Total & Proyeksi [2022]

Contoh Soal (4)

Nami membuat larutan pupuk menggunakan bahan urea sebanyak 12 gram yang kemudian dilarutkan dalam air sebanyak 1 liter. Jika suhu larutannya menjadi 37 °C hitunglah tekanan osmotik pupuk Nami! (Mr Urea = 60)
a. 8,048 atm
b. 7,048 atm
c. 6,048 atm
d. 5,048 atm
e. 4,048 atm

Jawaban : D. 5,048 atm
Pembahasan
:

Karena larutannya adalah non elektrolit, maka i=1 atau bisa diabaikan saja
m = 12 gram
Mr = 60
V = 1 liter = 1000 mL
T = 37 °C = 310 °K
Sehingga dapat dimasukkan ke rumus tekanan osmotik
π = M.R.T
π = [(m/Mr)*(1000/V)].R.T
π = (12/60)*(1000/1000)*0,082*310
π = (1/5)*0,082*310 = 5,048 atm

Contoh Soal (5)

Usopp melarutkan senyawa garam BaCl2 sebanyak 52 gram ke dalam pelarut berupa air sebanyak 5 liter. Jika suhu hasil pelarutannya adalah 27 °C, berapakah tekanan osmotiknya? (Mr BaCl2 = 208)

Jawaban :
Pembahasan
:

Seperti pada contoh soal tekanan osmotik nomor 2 di atas, cari terlebih dulu faktor Vant Hoff nya
BaCl2 -> Ba2+ + 2Cl artinya i = 3,
Selanjutnya,
m = 52 gram
Mr = 208
V = 5 liter = 5000 mL
T = 27 °C = 300 °K
i = 3
Sehingga dapat dimasukkan ke rumus tekanan osmotik
π = M.R.T.i
π = [(m/Mr)*(1000/V)].R.T.i
π = (52/208)*(1000/5000)*0,082*350*3
π = 0,25*0,2*0,082*300*3 = 3,69 atm

Sebagai informasi tambahan, perlu diketahui bahwa tidak jarang soal seputar tekanan osmotik masuk di dalam soal ujian sekolah. Oleh karena itu, simaklah juga Contoh Soal Ujian Sekolah Kimia Kelas 12 dari Kursiguru.

Download Contoh Soal Tekanan Osmotik

Selain dari contoh soal di atas, kamu juga bisa belajar lewat beberapa contoh soal lainnya. Berikut adalah file PDF berisi contoh soal tekanan osmotik untuk siswa SMA. Silakan download file contoh soal latihan tekanan osmotik di bawah secara langsung.

Akhir Kata

Demikian uraian dari Kursiguru mengenai contoh soal tekanan osmotik beserta ringkasan materi, rumus hingga jawaban dan pembahasannya. Semoga uraian di atas bisa membantu para siswa di SMA, MA maupun SMK dalam mempelajari kimia terutama bagian materi tekanan osmotik.

Aditya Setyawan Seorang Pengajar Di Salah Satu Sekolah Swasta Di Indonesia. Sedang Melanjutkan Program Magister Di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Menulis Di Kursiguru.com, Tulisan-tulisan Penulis Juga Tersebar Di Beberapa Surat Kabar Lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *