Aditya Setyawan Seorang Pengajar Di Salah Satu Sekolah Swasta Di Indonesia. Sedang Melanjutkan Program Magister Di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Menulis Di Kursiguru.com, Tulisan-tulisan Penulis Juga Tersebar Di Beberapa Surat Kabar Lokal.

87 Contoh Majas Ironi : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Contoh Majas Ironi

Contoh Majas Ironi – Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita menjumpai ungkapan sindirian. Baik itu untuk kita sendiri atau orang lain. Namun, dalam ungkapan sindirannya tidak secara terang-terangan, melainkan secara harus atau mengaitkan dengan suatu hal lain.

Ungkapan sindirian tersebut dalam bahasa Indonesia dikatakan sebagai majas ironi. Nah, di kesempatan kali ini, Kursiguru akan mengajak teman-teman semuanya membahas materi tersebut.

Selain artikel ini, Kursiguru juga telah menulis jenis majas lainnya. Salah satunya contoh majas metafora. Tentunya artikel tersebut tidak kalah pentingnya dengan artikel ini. Jadi, kamu harus membukanya dan mempelajarinya.

Pembahasan materi kita ini akan dibahas mulai dari pengertian, ciri-ciri, kemudian mempelajari contoh-contoh dari majas ironi itu sendiri. Bagi kamu yang sedang mempelajari materi majas ironi, silakan baca artikel ini hingga selesai.

Apa Itu Majas Ironi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, majas ironi diartikan sebagai majas yang memiliki makna bertentangan dengan makna yang nyata. Contohnya dengan menyampaikan makna yang bertentangan dengan makna sesungguhnya dan tidak sesuai dengan topik permasalahanya.

Majas ironi sendiri sering digunakan dalam dunia sastra. Sering kali penulis atau penyair puisi memilih diksi untuk mengungkapkan ironi. Namun, majas ironi juga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri-ciri Majas Ironi

Majas ironi juga memiliki ciri-ciri sebagai tanda pembeda dengan majas lainnya. Kamu harus tahu ciri-cirinya supaya bisa menulis atau membuat majas tersebut. berikut ciri-ciri dari majas ironi.

Baca  Analisis Kompetensi Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1 & 2

Memiliki Sifat Menyembunyikan

Ciri pertama adalah memiliki sifat menyembunyikan. Artinya, ungkapan majas ironinya diungkapkan dengan tanpa menyebutkan topik permasalahan dan tidak menjelaskan maknanya.

Berlawanan dengan Fakta

Ciri kedua adalah memiliki sifat berlawanan fakta. Artinya hubungan permasalahan dengan majas ironinya tidak ada kaitannya. Biasanya menggunakan perumpamaan suatu hal.

Menggunakan Diksi yang Halus

Terakhir, menggunakan diksi halus. Penggunaan diksi yang halus ini berupaya tidak menyinggung perasaan yang diberi sindirian.

Kumpulan Contoh Majas Ironi

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri dari majas ironi, setidaknya kita sedikit paham mengenai majas tersebut. Agar penjelasan materi ini lebih baik, Kursiguru akan mengajak kalian membaca contoh majas ironi yang sudah penulis sediakan. Berikut kumpulan contoh majas ironi.

  • Nilai rapormu seperti bunga mawar, warna merah semua.
  • Celanamu estetik sekali, banyak yang sobek-sobek.
  • Menunggumu seperti menunggu jodoh.
  • Gambarmu indah sekali, sampai bingung aku mengutarakannya dengan kata-kata.
  • Hobimu banyak sekali, sampai melukaimu.
  • Tulisanmu bagus sekali, sampai aku bingung membacanya.
  • Tulisanmu seperti dokter.
  • Pohon pisang tidak punya hati, kamu punya hati malah menyakiti dia.
  • Wajahmu putih sekali, sampai silau aku melihatnya.
  • Jangan mengambil pacar orang, kaya buaya saja.
  • Bajumu rapi sekali, sampai aku tidak mau melihatmu.
  • Harum sekali badanmu, sampai semua orang menghindar.
  • Pohon pisang tidak berbuah dua kali, jadi jangan kecewakan aku.
  • Minuman ini sangat enak, sampai aku dibuat pusing.
  • Kamu jadi kakak terlalu baik, sampai adikmu menangis kamu biarkan.
  • Suaramu indah sekali, tapi sebaiknya kamu tidak bernyanyi sama sekali.
  • Bersamamu aku sangat bahagia, tapi besok aku tidak ingin melihatmu lagi.
  • Rakyat negara ini baik sekali, sampai BBM naik pun dibiarkan saja.
  • Aku bangga kepadamu, masalah seperti ini saja kamu tidak bisa menyelesaikan.
  • Tulisanmu rapi sekali, seperti tulisan dokter memberikan resep obat.
  • Rambutmu rapi sekali, sampai panjangnya sampai melebihi hidungmu.
  • Kamu rajin sekali, pukul 10 pagi baru berangkat.
  • Pakaianmu indah sekali, berapa lama kamu tidak mencucinya.
  • Ayu rajin sekali masak, sampai masakannya tanpa ada rasanya.
  • Cuaca hari ini sangat bagus, sampai bajuku tidak kering-kering.
  • Skripsi rapi sekali, sampai bingung aku bacanya dari mana.
Baca  Struktur Teks Anekdot : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Download Buku Tentang Majas

Dari penjelasan materi di atas, kita sudah paham betul dengan apa itu majas ironi. Di bawah ini, Kursiguru telah menyediakan file buku materi mengenai majas agar pemahaman tentang majas lebih tajam. Kamu bisa mendownload file buku PDF ini dengan sangat gampang. Silakan langsung saja download bukunya.

Download Buku Tentang Majas

Akhir Kata

Demikian ulasan Kursiguru mengenai materi contoh majas ironi beserta pengertian serta ciri-cirinya. Semoga materi di atas bisa memberikan bahan referensi belajar siswa dalam mempelajari bahasa Indonesia. Nantikan pembahasan selanjutnya dari Kursiguru.

Sumber Gambar : Liputan6.com

Aditya Setyawan Seorang Pengajar Di Salah Satu Sekolah Swasta Di Indonesia. Sedang Melanjutkan Program Magister Di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Menulis Di Kursiguru.com, Tulisan-tulisan Penulis Juga Tersebar Di Beberapa Surat Kabar Lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *