Aditya Setyawan Seorang Pengajar Di Salah Satu Sekolah Swasta Di Indonesia. Sedang Melanjutkan Program Magister Di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Menulis Di Kursiguru.com, Tulisan-tulisan Penulis Juga Tersebar Di Beberapa Surat Kabar Lokal.

Silabus: Pengertian, Manfaat, Fungsi, dan Komponen Menurut Para Ahli

SILABUS

Silabus yang digunakan sebagian besar sekolah merupakan penerapan dari kurikulum 2013. Ada pula sekolah yang masih menggunakan penerapan dari kurikulum 2006. Kurikulum di sini sangat berperan dalam penyusunan silabus. Kurikulum berusaha menciptakan pendidikan yang efektif.

Di dalam kurikulum memuat tujuan, isi, dan segala perencanaan yang menentukan arah dan proses pendidikan. Dari seluruh yang ada di dalam kurikulum dijadikan pedoman pembuatan silabus.

Di saat perkembangan zaman yang terus berkembang pesat, sistem pendidikan pun harus terus dilakukan perubahan agar tetap menjadi keinginan masyarakat. Hal ini yang dinamakan inovasi pendidikan. Setiap inovasi pendidikan Indonesia, seluruh aspek pun harus mengikuti, salah satunya di perangkat pembelajaran.

Di bawah ini, Kursiguru akan memberikan referensi mengenai pengertian, manfaat, fungsi, dan komponen silabus menurut para ahli.

Pengertian Silabus Mulai Dari Manfaat, Fungsi, dan Komponen

Pengertian Silabus

Silabus menjadi peran penting bagi guru. Dikarenakan menjadi sebuah perangkat pembelajaran yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. Secara sistem disusun secara terstuktur dan sistematis serta memuat komponen-komponen penting dalam pengusaan materi dasar.

Menurut Trianto (2010: 96), silabus merupakan sebuah perangkat dari sekelompok materi pelajaran yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, pencapaian kompetensi penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajaran. Kunandar (2011: 244) juga menyampaikan hal yang sama, sebuah perangkat rencana dalam pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang memuat komponen-komponen dalam kegiatan belajar-mengajar.

Manfaat Silabus

Di sisi lain, silabus memiliki manfaat bagi guru. Selain itu, menjadi pedoman pengembangan perangkat pembelajaran di kelas. Dari mulai perencanaan, pengaturan kegiatan pembelajaran dan penilaian. Selain itu, menjadi sumber utama dalam penyusunan penyusunan rencana pembelajaran berkaitan dengan standar kompetensi maupun satu kompetensi dasar.

Bagi guru, silabus menjadi pedoman dalam perencanaan pengelolaan kegiatan pembelajaran di kelas. Contonya kegiatan yang dilakukan secara individu, kelompok kecil, atau kelompok besar. Dan yang paling terpenting yaitu bermanfaat dalam mengembangkan sistem penilaian.

Fungsi Silabus

Dalam pembuatan silabus, Kunandar (2011: 264) berpendapat mengenai fungsi antara lain:

1. Mempermudah, memperlancar, dan meningkatkan guru dalam pelaksanaan pembelajaran

2. Akan menjadikan guru menjadi profesional dalam pelaksanaan pembelajaran

3. Guru dapat melihat, mengamati, menganalisis, dan memprediksi proses pembelajaran sebagai kerangka kerja logis dan terencana

Komponen Silabus

Ada beberapa komponen yang harus ada di dalam silabus. Antara lain sebagai berikut:

1. Identitas Mata Pelajaran

Identitas mata pelajaran berupa nama pelajaran yang diampu oleh guru.

2. Identitas Sekolah

Identitas sekolah memuat nama satuan pendidikan serta kelas yang akan diampu oleh guru.

3. Kompetensi Inti (KI)

Kompetensi inti merupakan percapaian standar kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan terkait mata pelajaran yang diperoleh peserta didik.

4. Kompetensi Dasar (KD)

Hampir sama dengan kompetensi inti, hanya saja berdasarkan kemampuan spesifik dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

5. Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi merupakan perilaku peserta didik yang diukur atau diamati. Hasil pengukuran akan menunjukkan pencapaian kompetensi dasar tertentu dalam penilaian mata pelajaran.

6. Materi Pokok

Materi pokok merupakan materi yang telah diatur oleh pendidikan Indonesia yang ditulis dalam butir-butir sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi.  Materi pokok berisi fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan dengan kondisi kelas.

7. Pembelajaran

Pembelajaran ada proses kegiatan di dalam kelas. Pelaku dalam pembelajaran adalah guru dan peserta didik. Proses pembelajaran diupayakan untuk penentuan pencapaian kompetensi yang diharapkan.

8. Penilaian

Penilaian merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik.

9. Alokasi Waktu

Alokasi waktu diatur seperti jumlah jam pelajaran untuk satu semester.

10. Sumber Belajar

Sumber belajar adalah sekumpulan buku, media cetak, dan elektrok atau sumber belajar lainnya sebagai penunjang guru di proses belajar mengajar.

Di bawah ini adalah contoh perangkat pembelajaran yang bisa diunduh secara gratis. Semoga informasi mengenai silabus di atas memberikan pengetahuan bagi pembaca Kursiguru khususnya guru.

Download Contoh Silabus

[CONTOH SILABUS]

Akhir Kata

Sekarang kalian sudah tahu mengenai apa itu Silabus. Dan kesimpulannya materi ini memang sangat penting untuk dipahami oleh setiap guru.

Aditya Setyawan Seorang Pengajar Di Salah Satu Sekolah Swasta Di Indonesia. Sedang Melanjutkan Program Magister Di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Menulis Di Kursiguru.com, Tulisan-tulisan Penulis Juga Tersebar Di Beberapa Surat Kabar Lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *